Thursday, December 13, 2012

PERBEDAAN ARTI BULUH DAN BULU PERINDU






Mengenal Pelet – BULUH PERINDU Selengkapnya ...


Peminat okultisme acapkali rancu membedakan Buluh Perindu dengan Bulu Perindu. Hal ini mungkin saja dikarenakan kata buluh dan bulu mempunyai kemiripan bunyi kata atau bisa juga karena ketidak tahuan akan jenis benda ini.

Dalam bahasa Melayu, Buluh bermakna Bambu, sedangkan Perindu bermakna Membuat rindu, terminologi ini merupakan majasi untuk menyebut alat musik tiup berupa Seruling. Seperti dalam kias bidal orang melayu, alisnya bak Semut Beriring, rambutnya bak Mayang Terurai, pipinya bak Pauh Dilayang ( pauh adalah buah kuini, dilayang= dipotong memanjang dgn rapi), kukunya bak Kiliran Taji, bibirnya bak Delima Merekah, hidungnya bak Dasun Tunggal (dasun tunggal= bawang putih tunggal), suaranya merdu bak Buluh Perinduh.

Sebelum membahas lebih jauh tentang Buluh Perindu, mungkin anda tertarik nanti dengan pembahasan artikel tentang pelet atau Pengasihan seperti dibawah ini
Ragam Pelet atau Pengasihan dalam Artikel lainnya;
- Kumpulan macam Ajian Percintaan pelet ala kejawen
- Kumpulan Macam Pelet Pilihan- Pengasihan atau Mantra Penakluk Wanita
- PERBEDAAN ARTI BULUH DAN BULU PERINDU
- Pelet Ampuh dari Pulau Jawa dan Kalimantan
- Mengetahui Rahasia hari Lahir dan Tabiat Wanita Menurut Tajul Muluk
- Macam-macam MANTRA PELET / Mahabah Umum

Dalam pemanfaatan supranatural, ada banyak jenis buluh perindu. Ada yang menyebutnya bambu gila yakni sepotong bambu kecil tunggal yang terdapat di pucuk serumpun bambu kuning yang selalu bergerak-gerak meskipunpun tidak ada angin bertiup, konon dibawah serumpun bambu ini dijaga oleh seekor ular hitam. Jenis bambu ini biasanya tumbuh diatas batu.

Untuk kemanfaatan supranatural, di Kalimantan menggunakan Bulu atau serat yang terdapat pada buluh perindu. Orang Dayak Murong di puncak gunung Bondang Puruk Cahu kalimantan Barat percaya bahwa rumpun yang memiliki buluh perindu merupakan tempat hunian makhluk halus yang mereka sebut Puntianak. Sehingga untuk mendapatkannya diperlukan ritual khusus yang intinya adalah meminta kerjasama baik dari Sang Puntianak. Kerjasama ini yaitu seseorang yang mengambil buluh perindu diwajibkan merawat tempat hunian Puntianak itu, sedangkan kompensasinya, Puntianak menolong usaha penggunaan buluh perindu itu untuk mempengaruhi hati seseorang.

buluh yang diracik pada botol

Setelah ritual tersebut dijalankan, barulah buluh perindu tersebut bisa dipergunakan. Adapun cara penggunaannya dengan meniupkan bubung bambu tersebut, sambil membayangkan wajah calon yang ingin dibuat rindu terhadap kita. Disini digunakan mantera untuk membuat Puntianak rela membantu.
Adapun jenis buluh perindu ini mempunyai ciri yaitu seperti tabung kecil dengan diameter berkisar 0,75cm dengan panjang sekitar 5 cm yang memiliki tutup, pada bahagian dalamnya terdapat serat seperti akar atau bulu halus berwarna kehitaman dan sangat liat, tidak mudah patas, putus apalagi terbakarpun tidak bisa.

Jika bubung bambu tersebut kita taruh disungai yang bergerak, maka ia tidak akan bergerak mengikuti arusnya, bahkan cenderung berlawanan arah atau malah diam. Kalau dibuka tutupnya akan mengeluarkan bau seperti rebung bambu yang sangat khas. Pengaruhnya akan bertahan selama tiga hari, setelah itu harus diulang lagi.

Sedangkan Bulu Perindu yang sering dibesar-besarkan paranormal itu, berbentuk seperti ijuk sapu, panjangnya sekitar 5 cm. Ada paranormal yang membuat penamaan Bulu Perindu Emas, Kehitaman atau Bulu Perindu Kemerahan. Merupakan perdu dari sejenis rumput liar yang merupakan tumbuhan semak. Burung elang sering mengumpulkan perdu ini untuk membuat sangkak bertelur.

Dalam kondisi kering, perdu dari pohon rumputan ini mempunyai sifat lenting sehingga ia akan bereaksi dalam bentuk gerak jika terkena panas seperti didekatkan pada bara rokok atau terkena dingin jika dikenakan air. Didalam mangkok yang berisi air, Bulu Perindu akan bergerak, bahkan mampu mencari pasangannya. Jika kita mempelajari Kofisien Lenting pada ilmu Fisika, hal ini bukanlah suatu yang luar biasa.

Yang disebut Bulu Perindu dari perdu rumput ini mempunyai manfaat penyembuhan bagi penderita patah tulang. Dalam jumlah yang berimbang, bulu perindu bisa di campur dengan minyak kelapa hijau.
Sedang bulu perindu sebenarnya adalah sejenis bulu yang terdapat pada paruh enggang atau burung nanggur daha yang datang 45 tahun sekali di bukit tertentu. (untuk menghindarkan pemalsuan oleh oknum paranormal gadungan, saya tidak mencantumkan photo bulu/buluh perindu yang asli disini).

Bagi peminat Ilmu Pelet ataupun Pelaris, Buluh & Bulu Perindu juga sering di jadikan bahan untuk kepentingan pemanis. Biasanya Bulu Perindu diletakkan di dalam dompet atau direndam di dalam minyak wangi tertentu untuk bahan olesan.

Ada beberapa Mantera Buluh/bulu Perindu yang bisa digunakan, misalnya:

“Bissillahirrahmanirrahim
Merindu si buluh perindu betandak dalam dulang
waktu cinte merindu disitu aku datang
buluh mendesak berahi sudah tetegak
rindu menyesak aku nan diagak
usah belehe hai engkau buluh perindu
aku dah kempuhunan becinte,
becinte kepade si…….
lesapkan isi hati si…..
lesapkan isi benak si…..
beganti isi hati si….. merinduku
beganti isi benak si….mengenangku
jangan engkau durhake hai buluh perindu
kalau engkau durhake
durkake engkau akan Allah
durhake engkau akan Muhammad
durhake engkau akan baginde rasulullah
durhake engkau akan aku
makbul doa pengajar guruku
mustajab akan si ……
berkat lailahaillallah”

pakai buluh/bulu perindu bacakan mantera 7 kali di malam 13,14, 15 purnama, masukkan dalam uncang (pundit-pundi) kecil seukuran buluh perindu.
sebelumnya uncang sudah di beri wewangian seperti minyak seribu bunga asli yang juga dibacakan mantera melayu diatas.

Ada juga mantera melayu lainnya, seperti:

“Bissillahirrahmanirrahim
Buluh perindu buluh berendam,
Tanam selasih di lubuk batu,
Kuur semangat si …
Tunduk dan kasih sayang kepadaku…[permohonan yang lain-lain lagi],
Berkat doa Laillaha illallah,muhammad Rasulullah”.

Mantra Melayu diatas dibaca pada Buluh Perindu yang dimasukkan pada air minum, lalu airnya bisa diminumkan pada seseorang yang kita tuju atau disemburkan pada bahan makanan.
Masih dalam Mantera Melayu, digunakan sebagai pemanis wajah dengan cara mencelupkan air yang di celup buluh perindu di tapak tangan lalu baca ayat di bawah ke tapak tangan yang basah itu lalu niat, kemudian disapukan ke wajah, dengan Mantera:

“Bismillahirahmanirahim
Yuhibbunahum Kahubaillahi Wal Lazina Aamanu,
Ashad’du Hubal’ Lillah”.

Ada juga Ajian Pelet yang berasal dari Cirebon. Cara mengamalnya tidak terlalu sulit. Cukup dengan puasa ngebleng selama tiga hari tiga malam, sebelum puasa di haruskan mandi dengan kembang dan Bulu Perindu dalam jumlah ganjil selama tiga kali. Dalam melakukan puasa manteranya di baca juga sebanyak tiga kali sambil membakar kemenyan.

Manteranya adalah :

“Asyhaduallaillaha illallah waasyhaduannaMuhammadararulullah 3 x
Bismillahi rahmanirahim.
Teka idep, teka madep. Teka pangleng, teka puyeng,teka welas,teka asih.
Yasira pangeran ingsun aja lungaLaking pangkon ingsun
Duduh ngejok-ngejok bumi.(kaki di hentakkan ke bumi tiga kali)
Ngejok hatine….
Nyen lagi turuGageh TangiahNyen wis tangi,
Gageh marka,madep maring badan ingsun.
Laillahaillah”.

Cara melakukannya, sebelum mengerjakan harap membayangkan wajah yang di tuju, lalu menghadap ke arah rumah yang di tuju, lantas bayangkan wajah. Lakukan tepat jam satu malam, sebelum mengerjakan di anjurkan tidak tidur.
Begitulah, penjelasan sekilas tentang Buluh Perindu & Bulu Perindu; Namun semua upaya & usaha akan berhasil jika ada perkenan Sang Empunya Maha.


Bulu Perindu –Kalimantan/Banten
- bulu perindu bentuknya seperti akar kecil/cacing kecil biasa dipakai oleh suku dayak kalimantan dan banten. rupanya seperti ijuk sapu kaku, dan uniknya buluh perindu itu bisa berputar sendiri, semakin kuat energi yang megang semakin kuat dia berputarnya.

- ada lagi buluh perindu yg bentuknya seperti bambu kecil halus, biasa disebut juga
bambu gila, karena diasalnya di rumpun bambu, tanpa ada anginpun biasanya bambu kecil ini suka bergerak2 sendiri secara liar dan ini banyak dipakai oleh suku melayu, biasanya untuk menyanyi.

- ada lagi semacam tali serat yg terdapat di dalam batang bambu besar
bentuknya seperti senar gitar memanjang, biasa dipakai utk pelaris

- dan ada pula serumpun bambu mini buluh perindu yg tumbuh di batu besar
yg oleh salah satu suku dayak dinamakan ia Buronq Buta/bambu buta yg ini untuk pelet
ada pula sepasang bulu perindu yg berwarna keemasan dan ini langka ini untuk penampilan dan juga pelet.

- ada lagi bulu perindu langka, karena seperti dempet atau bercabang dua atau kembar dari intinya yg berbentuk seperti beras yg ini kuat banget dayanya untuk menimbulkan nafsu birahi.. peace aah..

Kisah BULU PERINDU :
Alkisah seekor induk burung Rajawali/Elang, membuat sarang diatas pohon yg sangat tinggi sekali di Gunung Bondang. Ianya sedang mau beranak, dan tak ingin jika sudah melahirkan kelak, anak2nya pada jatuh dan pergi sebelum masanya dia menjadi besar dan kuat. untuk itulah sang induk Rajawali/Elang perlu satu bentuk "pegangan".

Maka mulailah ia mencari-cari, terbang berputar kesana kemari menyusuri sungai, dengan pandangan matanya yg fokus layaknya memiliki Infra Red. Tampaklah akhirnya dari ketinggian, sebentuk kecil tetumbuhan layaknya cacing. Nampak jelas tetumbuhan itu ada diatas air sungai, dan anehnya malah seolah hidup berenang melawan arus sungai yg deras.

Segera sang induk menukik tajam kebawah dan menangkapnya dengan paruhnya. Kemudian dibawa terbang dan diletakkan di sarangnya.
Tidak lama kemudian, melahirkanlah ia dengan bahagia, ada beberapa anak rupanya yg telah ia lahirkan. ketika anak2nya lapar dan perlu makanan, pergilah sang induk burung dengan
tenangnya. karena ia sangat meyakini, anak2nya akan terjaga dari pengaruh gaib si Bulu Perindu yg ada pada sarangnya tersebut.
Yg dengan bulu perindu itu, anak2nya pada betah dan tidak nakal untuk meloncat kesana kemari, sangat betah betah banget tinggal di sarangnya.

Sampai saatnya si anak burung dewasa. Mulailah latihan2 mengarungi angkasa. yang karena semangat terbangnya, si anak burung jadi lupa untuk segera pulang.
Namun Sang induk burung sudah begitu yakin. Cukup dengan memegang Bulu Perindu pd sarang tersebut, kemudian ia membaca mantera berupa siulan dan jeritan tajam, maka dipastikan semua anak2nya yg pergi terbang jauh, semuanya terpanggil dan tidak ada yg bisa melawan, semuanya datang kembali..

Buluh Perindu Asli dari burung Elang
Dalam dunia mistik, bulu perindu dikenal sebagai senjata ampuh untuk membantu dalam percintaan. Buluh perindu berasal dari sarang burung Elang. Tetapi tidak setiap sarang burung elang akan terdapat bulu perindu, biasanya bulu tersebut terdapat pada saat telur burung elang tersebut belum menetas. Jika sudah menetas, maka bulu2 tsb biasanya bulu2 tsb akan patah oleh anak burung elang.

Dalam sebuah sarang, hanya terdapat 5-8 helai. Sarang elang tsb bukan sarang yang berada pada bebatuan tetapi berada pada ketinggian pohon.
Untuk mendapatkannya sarang tersebut, maka dapat dibayangkan betapa sulitnya meski memang sudah nyata keberadaannya. Sarang burung elang biasanya berada pada ujung pohon besar dg ranting2 penyangga yg hanya sebesar ibu jari.

Ada 2 jenis bulu perindu yang ada yaitu berdasarkan warna, al :
1. Buluh perindu berwarna coklat, kemampuannya lebih kecil dan lebih sulit dicari.
2. Buluh perindu berwarna hitam, kemampuannya lebih besar dan mudah dicari.
Bulu perindu memiliki panjang kurang lebih 5-10 sentimeter dan memiliki diameter kurang dari 1 milimeter. Warna dari bulu perindu ini adalah coklat kehitam2an dg bentuk dasar sama dengan bulu alis mata, yaitu pada ujungnya lebih kecil jika dibandingkan dengan batannya. Ia memiliki sifat yg keras dan mudah patah manakala ia berada dalam keadaan kering, tetapi akan menjadi lunak dalam kondisi basah.

Fungsi dari bulu perindu tsb adalah memiliki beberapa kegunaan dalam bidang mistik. Pada umumnya kekuatan / aura yang timbul dari bulu tersebut adalah berwarna putih kehijau2an. Ini berarti kekuatan terbesarnya adalah sbg pemikat, maka dapat juga digunakan sebagai media pelaris dalam berdagang.
Dari keterangan beberapa orang kawan yang memiliki benda tersebut, maka penggunaan dalam berbagai keperluan memiliki jawaban yg sama yaitu ingin mendapatkan cinta dari seseorang.

Misalkan pengguanan mantera untuk pelet :

"Wahai bulu perindu getarkan hatinya si.... ( sebut namanya ).

bacaan mantera sama dengan mantera2 pengasih lainnya jaran goyang, semar mesem atau pengasih wijoyo kusuma, maka dengan media bulu perindu ini akan didapatkan efek yang lebih afdol.
Tinggal di modifikasi lah.

Untuk keperluan lainnya adalah sebagai media pelaris dalam berdagang, maka ditaruhlah bulu perindu pada etalase atau tempat penyimpanan uang, dipercaya dg ditaruhnya bulu perindu tsb, maka para penjualan akan berjalan lebih lancar.

Buluh Perindu memilki pasangan berupa " BAMBU PERINDU / BAMBU TEMU "
( bukan bambu pethuk ). Bambu ini adalah jika batannya dibelah menjadi 2 dan kemudian keduannya ditempatkan pada sungai yang mengalir dg bersebrangan, maka yg terjadi adalah keduanya akan menyatu.
Kedua belahan bambu akan bergerak perlahan dan kemudian menyatu kembali. Belahan bambu tsb memang masih ada bekasnya karena menyatunya kedua belah bambu ini hanya bersifat menempel saja. Ini adalah pengujian keaslian dengan bantuan alam dan biasanya dilakukan pada bambu perindu.

Pengujian keaslian dari bulu perindu dan bukan merupakan pengujian isi atau kekuatan gaibnya,
dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu :

1. Metode Bantuan Alam.
Metode ini membutuhkan aliran sungai sbg media mutlak yang digunakan untuk pengujian. Jika bulu perindu dimasukan dalam air sungai yang mengalir, maka bulu perindu tsb tidak akan terbawa arus ( nusang, sepeti bambu pethuk ). Jika bulu perindu tsb merupakan benda alami, meskipun tidak memilki kekuatan gaib atau penghuninya telah pergi dari bulu tsb, ia tetap bergerak melawan arus.

2. Metode Bantuan Air.
Jika bulu perindu tersentu oleh air, maka ia akan berputar ke arah kanan, manakala ia dilihat dari atas genggaman tangan. Buluh perindu akan bergerak berputar dengan sendirinya jika ia dalam keadaan basah.

hal ini juga sering dapat digunakan sebagai penentu keaslian dari bulu perindu.
Air yg digunakan dalam pengujiankeaslian ini tidak harus ditentukan air tertentu, tetapi bebas. Biasanya yg digunakan adalah air ludah dari penguji.
Bulu perindu biasanya dibuat sebagai minyak pengasih juga. Yaitu dg merendamnya kedalam minyak melati, Misik Putih atau sejenisnya. Minyak yg digunakan, biasanya adalah minyak yg memilki sifat halus dan rendah alkohol.
Jika dibuat minyak, maka kekuatan gaib yang berada dalam buku perindu tsb akan memudar kemudian akan mati. Lama kelamaan jika ia direndam dalam minyak, maka ia tidak akan dapat berputar jika terkena air. Bulu perindu dalam aplikasinya adalah sama dg minyak yg berasal dari bulu perindu tsb.
Biasanya bulu perindu adalah berasal dari Kalimantan dan dari suku Dayak pedalaman. Bulu perindu juga bisa berasal dari Pulau Jawa jika memang di Jawa terdapat populasi burung elang dan pohon2 tinggi seperti di Kalimantan.

Buluh Perindu Kuntilanak
Bubung buluh ini adalah bambu yg tumbuh dan dapat di gunung2/tempat yg angker seperti namanya adalah serat yang ada dalam bubung bambu.
Buluh perindu ini biasanya terdapat dihutan Indonesia sumatera dan Jawa.

Diyakini sebagai tempat tinggal dari kuntilanak. Sehingga untuk mendapatkannya diperlukan laku/ritual khusus yang intinya adalah bekerjasama dengan sikuntilanak ini untuk merawat rumahnya, dan sebagai kompensasinya.... sikuntilanak akan membantu kita untuk keperluan urusan hati.

buluh perindu dalam kemasan

Cara menggunakan:
buluh perindu adalah dengan meniupkan bubung bambu tersebut, sambil membayangkan wajah calon yang ingin kita buat rindu terhadap kita. Dimana sebelumnya ada mantra-mantra dalam bahasa dayak,Jawa atau melayu, yang berfungsi untuk memanggil sikuntilanak tersebut agar mau datang dan membantu kita.
Itulah, kenapa dinamakan buluh perindu dan Merawatnya dengan Minyak misik putih dan minyak melati keraton.
(cara penggunaan ada yang lain dengan doa2 saja dan olesan)
"Soal Lain Seperti Khodam/Khadam Silakan Cek Dari Fotonya Akan Dikirim Lewat MMS/Email Stok barangnya".

Ciri-ciri : Bila batangnya dibelah kita akan menemukan serat-serat lurus/bengkok di dalamnya. Serat-serat inilah yang dinamakan buluh perindu. Untuk mencari bambu jenis ini diperlukan kepekaan bathin dan tidak semua orang bisa, karena kalau dilihat dari batangnya tidak ada keanehan sama sekali.
Jadi tidak Mungkin kita menebang semua pokok bambu...walaupun ada ia akan Hilang secara ghaib karna belum izin pada penjaganya.

Fungsi : Insya Allah untuk menarik/ memikat tamu/ pembeli/ relasi/ lawan jenis. Disamping itu juga untuk menambah kekuatan tenaga dalam bagi yang mempelajari ilmu beladiri. Bambu memiliki hati, dan hati bambu adalah serat/ buluh perindu.
perindu adalah hatinya bambu
Pengambilan Bubung Buluh Perindu tidak gampang-gampang menentukan hari waktu dan jam yang tepat sesuai dengan jadwal spriritual yang tepat dan orang tertentulah yang bisa mengambil Satu kesalahan Bambu akan hancur dan biasa turun penjaga seperti ular,tawon dan lain yang menjaganya dalam bentuk nyata.

Sepantasnya Mahar diberikan cukup tinggi untuk perjuangan mendapatkannya Karna Harus mencari di Ribuan Pokok Bambu yang Pokok tersebut selama 8-15tahun tidak diganggu manusia.

Mantra Bulu Perindu Hikmah
Selengkapnya

ALLAH SWT
BISMilLAHIRAMANIRAHIM
wali allah di kananku wali yulah di kiriku muhamad dan rasul di belakangku syeh dan guru di dadaku
lLaa Ilaaha Illallah “Muhammadarrasuulullah”
aku duduk serta allah
aku berdiri serta muhamad
aku berjalan serta malaikat muhamad
aku tau asal jadi manusia
dari wada wadi manihkam tertetap
aku dari pada orang bersalah kepadaku
hatinya sudah ku kunci lidahnya sudah ku kancing
kancing allah kancing muhamad
kancing baginda rasulurlah
krus semangt ….tunduk takluk kasih sayang padaku
berkat doa lLaa Ilaaha Illallah “Muhammadarrasuulullah”
nur allah nur muhamad nur rabiah
berkat aku membaca doa
seri mataku timbul barang sipa memandang mataku tunduk kasih sayang padaku berkat doa lLaa Ilaaha Illallah “Muhammadarrasuulullah”
krus semangat…. tunduk kasih sayang padaku
bi kodratilah bi iridotilah bi idnilillah
bi fadlilliah bi rahmatilah
ya abdal jabar ya abdal jabar ya jabaru
roh …..sudah kutelan jasadmu sudah ku makan
lLaa Ilaaha Illallah “Muhammadarrasuulullah”
rokokku sekuku kuku kuku jadi juana juana jadi burung burung menyambar hati si…… tunduk kasih sayang padaku
lLaa Ilaaha Illallah “Muhammadarrasuulullah”
berkat aku membaca doa lLaa Ilaaha Illallah “Muhammadarrasuulullah”
baik yang bermata hitam maupun putih tunduk kasih sayang padaku krus semangat
allah cinta kepada muhamad muhamad cinta kepada allah
lLaa Ilaaha Illallah “Muhammadarrasuulullah”
allah huma hati
lLaa Ilaaha Illallah “Muhammadarrasuulullah”
berkat aku memakai kata allah baik yang bermata putih maupun hitam, krus semangat ….. tunduk kasih sayang padaku
lLaa Ilaaha Illallah “Muhammadarrasuulullah”
sing sopo sopo
amaca alina tong matong
buntu bungkem
toto praeh
kocong poteh
lLaa Ilaaha Illallah “Muhammadarrasuulullah”
Min asere tangis
ngaporna mila sasi
teka lolot lolot
hatine ….. dengan hatiku
teka aseh aseh
teka inga inga
teka nagis nages
lLaa Ilaaha Illallah “Muhammadarrasuulullah”
gerak gempe gumpeteku
jarum besi akar rumahku
halilintar suaraku
maklum sekalian umat nabi muhamad
lLaa Ilaaha Illallah “Muhammadarrasuulullah”
hujut uji cabang selase entah bercerai kuku same din baru bercerai kuku si cewe itu …dengan kekasihnya seperti budak haus susu orang tua lapar nasi berkat doa lLaa Ilaaha Illallah “Muhammadarrasuulullah”
auu ama mo mahena sufieh a marah sapa namamu….jasmani rohani aku ikat pake tali muhamad,
jangan sampai lepaskan melainkan allah yang melepaskan
lLaa Ilaaha Illallah “Muhammadarrasuulullah”
aku duduk serta alla aku berdiri serta muhamad aku diam di kandang rasulullah
lLaa Ilaaha Illallah “Muhammadarrasuulullah”

PENGASIHAN Buluh Perindu Dari Sunda
Buluh Perindu Dari Tanah Sunda – Karawang
Buat yang punya buluh perindu atau mani gajah, mantra peletnya dari tanah pasundan dari sesepuh sunda yang masih keturunan eyang kian santang Mbah dalem karawang.

DEULEU AING DEULEU TEUTEUP
DI DEULEU KA JALMA ETA
HEUNTEU HURING HEUNTEU SEUREUP
SEUREUPKENEH KA BADAN KURING
YA HULLOH YAHULLOH YA HULLOH

Masukan buluh perindu/mani gajah kedalam botol minyak wangi non alkohol. Baca mantra tsb pada tengah malam bulan purnama 99x sambil pegang batol tsb. Minyak dapat digunakan dgn mengoleskan ditelapak tangan dan dikedua belah alis. Pada saat dibutuhkan dgn baca matra tsb 1x.

Demikian ..semoga menjadi bahan masukan dan bisa menambah wawasan anda.

Penyusun; wawansurya
Sumber;
www.affiliate-waones.com
http://mitra-sbm.blogspot.com
http://waones-sbm.blogspot.com
www.ilmugaib.net

merchant 
Search Engine

Artikel Menarik Lainnya :



No comments:

Post a Comment